| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi mengajarkan firman
Tuhan yang relevan kepada Generasi Alpha usia 7-11 tahun melalui
pendekatan yang holistik dan transformatif. Generasi Alpha, yang bertumbuh
dalam budaya digital yang cepat dan visual, memiliki karakteristik
perkembangan psikologis, kognitif, sosial, dan spiritual yang berbeda dari
generasi sebelumnya. Karena itu, mengajarkan firman Tuhan tidak dapat lagi
mengandalkan metode tradisional yang bersifat atau satu arah, tetapi
memerlukan strategi pedagogis yang integratif sesuai dengan pola belajar
mereka. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR)
dengan menelaah literature akademik yang berkaitan dengan perkembangan
anak, pendidikan iman, dan metode pembelajaran partisipatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pembelajaran yang efektif bagi Generasi Alpha harus
mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotor, dan spiritual untuk
membawa transformasi iman. Melalui penelitian ini menghadirkan sebuah
pendekatan Shared Christian Praxis yang dinilai relevan karena menekankan
keterlibatan Generasi Alpha melalui dialog, refleksi kritis, pengalaman
konkret, dan tindakan iman. Strategi implementatif yang diusulkan meliputi
penggunaan media visual dan teknologi secara pedagogis, melibatkan aktivitas
belajar yang kreatif dan kontekstual, serta memberikan ruang refleksi untuk
menolong peserta didik menghubungkan firman Tuhan dengan pengalaman
nyata. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan
model mengajar firman Tuhan yang sesuai dengan karakteristik Generasi
Alpha dan mendukung pertumbuhan iman mereka secara holistik. |
en_US |