| dc.description.abstract |
Artikel ini merupakan sebuah upaya konstruksi ekoteologi dan ekopraksis bagi kaum muda Kristen untuk meresponi krisis lingkungan global yang semakin meningkat. Setelah membahas akar penyebab krisis lingkungan yang terjadi, seperti antroposentrisme yang keliru, tantangan konsumerisme, dan pola pikir homo economicus yang dihadapi kaum muda saat ini, artikel ini menelaah teks-teks Alkitab, khususnya narasi penciptaan dan konsep Imago Dei, untuk mengkonstruksi pemahaman ekoteologi. Ekoteologi yang dihasilkan ini menegaskan kembali peran manusia, termasuk kaum muda, sebagai penatalayan lingkungan. Selanjutnya, artikel ini menawarkan inisiatif ekopraktis yang diimplementasikan melalui gereja dan program kaum muda, meliputi pendidikan lingkungan, kampanye go-green, praktik gaya hidup berkelanjutan, dan program pelayanan terintegrasi, untuk memberdayakan kaum muda memenuhi mandat ilahi mereka sebagai penatalayan lingkungan ciptaan Tuhan. |
en_US |