| dc.description.abstract |
Ibadah Kristen merupakan pusat perjumpaan umat dengan Allah, di mana musik berperan penting dalam mengiringi liturgi dan menuntun jemaat menaikkan pujian penyembahan. Namun, Komisi Musik Gereja (Komuger) di GPIB Maranatha Pangkalpinang menghadapi kendala kualitas dan kuantitas, di mana para pelayan musik kurang memiliki pemahaman teologis yang memadai tentang hakikat ibadah serta memperlihatkan kelemahan spiritualitas dan kedisiplinan dalam pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dasar teologis pelayanan musik, mengevaluasi kondisi sesuai konteks, dan mendesain sebuah program berupa modul pembinaan pelayanan bagi para pelayan musik. Metode yang digunakan adalah rancang bangun (design research) melalui tiga tahapan: studi pustaka mengenai teologi ibadah dan musik Kristen, analisis konteks melalui observasi partisipan dan wawancara dengan anggota Komuger, serta desain program. Hasil penelitian ini berupa modul pembinaan pelayan musik yang terintegrasi ke dalam tiga materi utama, yaitu Modul 1 (Praise and Worship), Modul 2 (Church and Music), dan Modul 3 (True Worshiper). Modul ini dirancang untuk membekali para pelayan agar tidak hanya cakap secara teknis musik gerejawi tetapi juga memiliki pemahaman teologis yang baik tentang ibadah, pelayanan musik gereja dan nilai-nilai spiritualitas. |
en_US |