| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi aspekaspek spiritualitas pada pelayan remaja i-Ministry SMP Kristen IPEKA Palembang guna mengatasi kesenjangan antara performa teknis dan kedalaman spiritualitas pelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teologis dan realitas batiniah pada 15 aspek spiritualitas pelayan remaja. Kesenjangan paling krusial ditemukan pada lima aspek, yaitu pelayanan sebagai respons terhadap anugerah, pelayanan yang digerakkan oleh sumber daya Ilahi, pelayanan sebagai saluran kasih bagi sesama, pelayanan yang bergantung pada Allah melalui disiplin rohani, serta motivasi penatalayanan yang unggul. Kesenjangan ini mengindikasikan bahwa pemahaman teologis pelayan remaja masih bersifat kognitif dan belum menjadi realitas batin yang menetap. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan desain kurikulum pembinaan i-Ministry yang menerapkan Pilar Spiritualitas Integratif berbasis kerangka pemikiran Alister E. McGrath. Desain ini menggunakan strategi relasional Pacing then Leading yang diorganisasikan dalam siklus makro, meso, dan mikro untuk memastikan terjadinya transformasi spiritualitas yang konsisten baik dalam pelayanan maupun kehidupan sehari-hari. |
en_US |