| dc.description.abstract |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi hamba Tuhan di Gereja Persekutuan Kristen, terkait dinamika pelayanan, relasi keluarga, dan kehidupan spiritual. Beban pelayanan yang tinggi, serta minimnya sistem pembinaan yang berkelanjutan menyebabkan kerapuhan dalam keluarga hamba Tuhan dan berdampak pada efektivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan merancang program pembinaan Majelis Sinode bagi keluarga hamba Tuhan yang holistik, terstruktur, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif terapan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Landasan teologis penelitian ini berpijak pada konsep keluarga sebagai “gereja kecil” yang dibangun atas prinsip perjanjian, anugerah, pemberdayaan, dan keintiman yang mencerminkan relasi Trinitas. Kerangka praktis mengacu pada Delapan Prinsip Keluarga Kuat dari Sam dan Geri Laing. Hasil penelitian merumuskan desain program pembinaan selama 4 quarter dalam 1 tahun. Kurikulum mencakup: Dinamika Peran Pelayanan dan Keluarga, Spiritualitas Keluarga yang Terintegrasi, Hambatan Komunikasi dan Tantangan Spiritualitas, serta Pembentukan Spiritualitas Keluarga. Metode pelaksanaan meliputi pengajaran Firman, diskusi, studi kasus, sharing kelompok kecil, dan praktik deklarasi. |
en_US |