| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena politisasi agama dalam politik elektoral di Indonesia pasca Reformasi dari perspektif libido dominandi Augustinus. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kajian mengenai politisasi agama yang umumnya menggunakan pendekatan ilmu sosial dan politik. Pendekatan tersebut memang memberikan kontribusi penting dalam memahami gejala yang tampak di permukaan, tetapi sering kali belum menyentuh dimensi yang lebih mendasar terkait motivasi manusia. Dalam konteks ini, pemikiran Augustinus mengenai libido dominandi menjadi relevan dan signifikan. Penelitian ini berfokus pada konsep libido dominandi dalam teologi politik Augustinus, khususnya dalam kritiknya terhadap Roma. Kritik tersebut menunjukkan bahwa praktik politik Roma yang menggunakan agama demi kekuasaan dibaca sebagai manifestasi dari libido dominandi. Indikator-indikator tersebut kemudian digunakan sebagai alat analisis untuk menilai fenomena politisasi agama dalam politik elektoral Indonesia pasca Reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan politisasi agama dalam politik elektoral di Indonesia pasca Reformasi memperlihatkan indikator-indikator libido dominandi dalam teologi politik Augustinus. Dengan demikian, fenomena politisasi agama dalam politik elektoral di Indonesia pasca Reformasi dapat dibaca sebagai manifestasi libido dominandi. |
en_US |