STT Amanat Agung Repository

Tinjauan Teologis terhadap Ritual Adat Dayak

Show simple item record

dc.provenance Jakarta
dc.contributor.advisor Hendro Lim
dc.contributor.author Wheni Estika Astapania
dc.date.accessioned 2022-12-07T03:53:27Z
dc.date.available 2022-12-07T03:53:27Z
dc.date.issued 2019-09-17
dc.identifier.uri https://repository.sttaa.ac.id/xmlui/handle/123456789/266
dc.description.abstract Warisan budaya berupa ritual adat merupakan masalah yang masih harus dihadapi dalam pelayanan kepada suku Dayak. Dimulai dari pemahaman yang salah, membuat ritual adat seperti Naik Dango, Nyobeng dan Tiwah masih dan tetap menjadi bal yang utama di dalam kehidupan masyarakat. Injil sudah disampaikan sejak lama bahkan gereja pun sudah berdiri lama dalam kelompok suku Dayak, namun hingga hari ini, ritual adat masih tetap dilakukan secara bersama dengan ritual keagamaan Kristen. Hari Minggu ke gereja, di hari yang lain ritual adat yang bertentangan dengan nilai kekristenan dilakukan. Melihat kenyataan ini, ide untuk membawa perubahan dalam pemahaman menjadi tugas utama yang harus dilakukan. Gereja yang terpanggil untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada suku Dayak terlebih dulu harus memahami pengajaran yang Alkitabiah di samping konteks masyarakat yang ada. Dengan pemahaman demikian, ketika diperhadapkan dengan budaya, gereja memiliki dasar yang kuat dan pengertian yang tepat untuk bersikap dengan tepat dan memikirkan bagaimana cara untuk mentransformasi sikap orang Kristen Dayak terhadap ritual adat mereka.
dc.publisher STT Amanat Agung
dc.subject Teologis
dc.subject Riatual
dc.title Tinjauan Teologis terhadap Ritual Adat Dayak
dc.type Skripsi


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Skripsi
    Skripsi Mahasiswa STT Amanat Agung (Undergraduate theses by STTAA students)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account