STT Amanat Agung Repository

Membaca Ulangan 7 dengan Social Identity Theory

Show simple item record

dc.provenance Jakarta
dc.contributor.advisor Fuad, Chelcent
dc.contributor.author Daniel Stefanus Gultom
dc.date.accessioned 2026-01-07T04:26:43Z
dc.date.available 2026-01-07T04:26:43Z
dc.date.issued 2025-12-04
dc.identifier.uri https://repository.sttaa.ac.id/xmlui/handle/123456789/751
dc.description.abstract Penelitian ini menganalisis proses pembentukan identitas sosial bangsa Israel dalam Ulangan 7 dengan menggunakan perspektif Social Identity Theory (SIT), yang dipelopori oleh Henri Tajfel. Dengan menggunakan metode SIT sebagai pisau bedah untuk menganalisis Ulangan 7, penelitian ini menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, teks ini secara eksplisit menciptakan batasan batasan kognitif yang tegas antara bangsa Israel (in-group) dengan tujuh bangsa Kanaan (out-group) melalui kategorisasi sosial. Kedua, metode ini memperlihatkan bahwa melalui identifikasi sosial, bangsa Israel menginternalisasi identitas sosial yang diberikan YHWH kepada mereka, yang didasarkan pada anugerah karena mereka dipilih meskipun mereka adalah bangsa yang terkecil. Ketiga, analisis ini menunjukkan bahwa melalui komparasi sosial, bangsa Israel mencapai superioritas di ranah spiritual dibandingkan tujuh bangsa Kanaan, yang diekspresikan melalui kompetisi sosial untuk menegaskan status mereka di tanah Kanaan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher STT Amanat Agung en_US
dc.subject Ulangan -- Kitab en_US
dc.subject Social Identity Theory en_US
dc.title Membaca Ulangan 7 dengan Social Identity Theory en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Skripsi
    Skripsi Mahasiswa STT Amanat Agung (Undergraduate theses by STTAA students)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account