| dc.description.abstract |
Spiritualitas merupakan sumber motivasi dan emosi yang berhubungan dengan penghayatan seseorang tentang Tuhan dalam hidupnya. Aspek ini penting, tetapi sering diabaikan dalam pendampingan remaja yang mengalami perceraian orang tua. Untuk mencapai penghayatan spiritual yang sehat, pemahaman tentang Allah berperan penting. Spiritualitas yang terbentuk akan terlihat dalam respons hidup remaja.Penelitian ini bertujuan menggali kondisi remaja yang mengalami perceraian orang tua serta merumuskan strategi pendampingan pastoral untuk pemulihan spiritualitas mereka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara terhadap lima remaja berusia 12–18 tahun yang mengalami perceraian orang tua. Berdasarkan hasil wawancara, penelitian ini mengusulkan empat tahapan pendampingan pastoral: healing, guiding, sustaining,dan reconciling. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu remaja menemukan kembali pengenalan Allah yang sehat, memulihkan spiritualitas mereka, dan mendukung keberlanjutan hidup yang lebih baik. |
en_US |