Abstract:
Pelecehan seksual merupakan persoalan sosial serius yang menimbulkan dampak fisik,
psikologis, dan spiritual. Gereja dipanngil untuk terlibat dalam pemulihan korban melalui
pelayanan pastoral yang memulihkan. Penelitian ini bertujuan menelaah khotbah sebagai
sarana pastoral yang dapat membantu penyintas trauma akibat pelecehan seksual. Dengan
menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis konsep
khotbah dan prinsip khotbah dalam konteks pelayanan gereja. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa khotbah yang peka terhadap trauma dapat menjadi media penyembuhan rohani,
menciptakan ruang aman, serta meneguhkan identitas korban sebagai pribadi yang dikasihi
Allah. Dengan demikian, khotbah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengajaran iman,
tetapi juga sebagai tindakan pastoral yang menghadirkan kasih dan pemulihan Allah bagi
mereka yang terluka.