Abstract:
Penelitian ini bertujuan merancang desain pelibatan peran orang tua dalam pertumbuhan iman anak di Sekolah Minggu GKY Greenville. Menurut Teori Urie Bronfenbrenner, keluarga sebagai bagian mikrosistem memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap pertumbuhan iman anak, yang selanjutnya akan berinteraksi dan diperkuat oleh lingkungan lain seperti sekolah dan gereja. Orang tua tidak dapat menyerahkan sepenuhnya pembinaan iman anak kepada gereja melalui pelayanan Sekolah Minggu. Orang tua adalah wakil Allah yang bertanggung jawab bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik dan kebutuhan emosional anak, tetapi juga kebutuhan rohani anak melalui pembinaan iman dalam bentuk pengajaran dan keteladanan. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa praktik pengajaran Firman Tuhan bersama anak dalam keluarga masih sangat kurang Menjawab tantangan ini, penulis merancang desain pelibatan peran orang tua dalam pertumbuhan iman anak secara khusus dalam pengajaran. Rancangan desain program pelayanan bertujuan untuk menjembatani pelajaran Sekolah Minggu yang diperoleh anak dan ditindaklanjuti oleh orang tua dalam keluarga. Program pelayanan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu gathering dan pembinaan orang tua, Persiapan pelajaran Sekolah Minggu, implementasi di rumah, follow up dan koordinasi, serta perbaikan dan pengembangan program. Dengan demikian, pelibatan peran orang tua yang terstruktur akan menghasilkan pelayanan anak yang bersifat kolaboratif.