Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program pelatihan yang secara efektif dapat memberdayakan guru-guru di lingkungan Sekolah Kasih Yobel (SKY) agar mampu mengembangkan kompetensi pedagogi Kristen secara simultan, berkesinambungan, dan mandiri. Proyek akhir ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak bagi para guru untuk mengintegrasikan iman dan nilai-nilai Kristiani ke dalam proses pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Pendidikan Kristen (KPK) SKY, di tengah kenyataan bahwa institusi tersebut belum memiliki bahan dan program pelatihan yang sistematis dan terstruktur untuk mendukung pengembangan kompetensi khusus tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei terhadap 123 responden untuk mengukur tingkat pemahaman guru, serta Focus Group Discussion (FGD) bersama 18 guru untuk menggali preferensi model pelatihan yang relevan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun secara umum guru merasa telah memahami dan menerima kompetensi pedagogi Kristen, mereka sangat membutuhkan metode praktik langsung, pendampingan di lapangan, serta penyediaan role model dalam mengajar agar memberikan kepastian bagaimana integrasi iman dan nilai-nilai kebenaran Alkitabiah itu berjalan semestinya. Proyek ini menghasilkan desain pelatihan berbasis siklus yang terdiri dari fase prapelatihan, fase pelatihan terstruktur secara tatap muka (onsite), dan fase pascapelatihan. Pelatihan difokuskan pada dua indikator prioritas, yaitu kemampuan memadukan metanarasi CFRC ke dalam disiplin ilmu secara logis dan penggunaan model-model pembelajaran mendalam agar proses integrasi berlangsung secara natural dan koheren, serta menunda upaya serupa untuk ketiga indikator lainnya. Desain ini dirancang untuk dijalankan selama satu tahun (dua siklus) dan diharapkan dapat menjadi "jembatan kuat" bagi transformasi kepribadian serta profesionalitas guru yang menjalankan mandatnya di SKY.