Abstract:
Proyek Akhir ini merancang program tamat baca Alkitab bagi mahasiswa teologi di STT GMI Bandar Baru sebagai upaya meningkatkan spiritualitas mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa pembacaan Alkitab secara menyeluruh belum sepenuhnya menjadi kebiasaan rohani yang konsisten, meskipun Alkitab merupakan dasar penting bagi pembentukan iman, karakter, dan pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, wawancara, observasi, analisis konteks, dan perancangan program. Data dikumpulkan dari mahasiswa teologi di STT GMI Bandar Baru untuk memahami kebiasaan membaca Alkitab, motivasi, hambatan, dan kondisi mereka dalam kehidupan akademik dan berasrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi hambatan berupa ketidakkonsistenan disiplin membaca, distraksi teknologi, kelelahan akademik, kesulitan memahami teks, kelemahan berefleksi, serta komunitas yang tidak selalu mendukung pertumbuhan rohani melalui pembacaan Alkitab. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan program Satu Tahun Bersama Firman yang memperhatikan tiga aspek utama: kedisiplinan dalam membaca Alkitab, keterlibatan daya refleksi dalam pembacaan Alkitab, dan keterlibatan komunitas melalui kelompok kecil dan mentor untuk membangun akuntabilitas.