Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran lagu Kristen kontemporer dalam membentuk pengalaman iman kaum muda serta merefleksikannya secara teologis. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi, data diperoleh melalui wawancara terhadap tujuh informan. Analisis dilakukan dalam kerangka teologi praktika, dengan mendialogkan pengalaman responden dengan Alkitab dan tradisi gereja melalui proses refleksi teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu berfungsi sebagai medium pengalaman iman yang membantu kaum muda menghayati kehadiran Tuhan, menginternalisasi nilai iman, dan menghadapi pergumulan hidup. Lagu menjadi sarana coping spiritual yang membentuk sikap dan keputusan hidup. Namun demikian, ditemukan pula potensi pendangkalan teologi dan kecenderungan individualisme. Refleksi teologis menegaskan bahwa lagu bukan menghadirkan Allah, melainkan menjadi respons iman terhadap Allah yang menyatakan diri. Oleh karena itu, gereja perlu mengarahkan penggunaan lagu secara teologis agar menghasilkan transformasi iman yang utuh.